Masalah yang menjadi pokok pembicaraan dikalangan mahasiswa adalah dari mana mencari sumber rujukan Skripsi?
Terdapat beberapa cara untuk mendapatkan sumber untuk tinjauan pustaka di Skripsi, diantaranya
1. Membaca di perpustakaan.
Pada saat anda akan melakukan penelitian, perpustakaan harus menjadi sahabat anda. Maksudnya bukan hanya masuk diperpustakaan lantas tidur di perpustakaan karena ruangannya nyaman, tapi anda masuk diperpustakaan dan mencari buku yang terkait dengan rencana penelitian anda.
Anda bisa bertanya kepada petugas perpustakaan tentang buku yang tersedia, atau melihat di katalog buku yang telah disediakan. Tentu orang perpustakan akan membantu anda dengan senang hati.
Ambilah buku yang memiliki hubungan dengan rencana penelitian anda, jangan kemana mana, jangan asal comot.
Beberapa buku yang mungkin bermanfaat diantaranya adalah buku metode penelitian. Ini pun harus disesuikan dengan rencana penelitian anda, mau kualitatif atau kuantitatif.
Buku yang lain yang harus anda baca adalah buku pedoman penulisan skripsi, ini sangat penting karena akan merisi bagaimana metode penulisan sebuah skripsi. Setiap kampus memiliki kebijaksanaan tersendiri terkait dengan sistematika penulisan sebuah skripsi.
Jika sudah menemukan buka yang anda cari, tidak semua bagian buku dalam buku anda baca, anda cukup melihat daftar isinya dan cari yang sesuai dengan artikel yang anda perlukan. Jika dalam daftar isi ada yang anda cari, anda langsung menuju bagian tersebut.
Jangan lupa, buat catatan tentang judul buku, karangan siapa, tahun berapa, penerbitnya siapa, diterbitkan dimana. Ini penting ada ketahui supaya bisa menulis daftra pustaka yang baik. Jika mungkin photocopy halaman yang memuat itu, dan tentunya bagian yang anda cari.
2. Lihat Sumber Yang Digunakan Peneliti Sebelumnya.
Di bagian reference biasanya ada artikel atau buku yang dibaca peneliti sebelumnya, anda tinggal mencari buku, atau artikel tersebut. Jika masalah penelitiannya sesuai maka anda bisa menelusuri buku buku yang dipergunakan, tentunya lihat tahunnya. Jangan sampai buku yang nanti akan anda cari sudah kadaluarsa. Biasanya 10 tahun sebuah buku dianggap sudah kadaluarsa.
Melihat dari reference sangat memudahkan, supaya anda tidak meraba raba buku apa yang sekiranya harus dicari, kemudian bandingkan dengan topic penelitian anda supaya buku tersebut memiliki kaitan yang kuat dengan masalah penelitian yang akan anda bahas.
3. Mencari dari sumber online
Mencari buku di toko buku tentunya harus mengeluarkan uang, walaupun pada kenyataanya anda mendownload dari internet aja anda harus menggunakan uang tapi akan lebih murah dibandingkan dengan membeli buku.
Beberapa situs menyediakan buku secara gratis misalnya dari Library Genesis, caranya anda tinggal googling (istilah mencari sesuatu dengan bantuan google) atau bisa juga langsung ke situsnya di gen.lib.rus.ec akan tetapi seringkali link tersebut berubah rubah. Dari sumber ini anda akan mendapatkan ebook secara gratis. Secara online pun anda bisa menggunakan portal jurnal ilmiah. Banyak yang menyediakan secara gratis.
4. Gunakan perpustakaan nasional
Kita adalah rakyat Indonesia, Negara sudah menyediakan journal gratis di perpustakaan nasional. Coba googling situsnya, daftar jadi anggota dan nikmati semua fasilitas yang diberikan. Manfaatkan karena Negara sudah membayarnya untuk anda.
5. Pinjam kepada narasumber
Jika anda kenal dekat dengan nara sumber anda dapat meminjam bukunya, atau anda bisa meminta buku sampel nya, beberapa penerbit di dunia, memberikan buku sample secara gratis anda tinggal daftar dan tunggu buku dating. Akan tetapi tidak ada kepastian bawa buku anda akan dikirim dengan cepat.
6. Membeli di toko buku
Bagi yang punya uang belilah buku di toko buku, jangan memphotocopy. Akan tetapi untuk mahasiswa dengan kondisi keuangan yang terbatas tentunya akan sangat memberatkan.
Comments
Post a Comment